Bismillahirahmannirrahim,

 

Sudah hampir 7 tahun berlalu sejak pertama kali aku membuat blog. Blog yang awalnya dibuat untuk mengatasi kegalauan seorang yang akan beranjak dewasa pada saat itu. Tak terasa pula sudah 4 tahun berlalu saat terakhir kali aku posting. Kadang senyum2 sendiri jika lihat postingan lama.

Tak terasa pula sekarang aku sudah bekerja, punya istri yang sangat baik dan insyaAllah 3 bulan lagi si kecil lahir. Ya aku sudah punya istri sekarang, dulu jika ku ingat kembali alasan mengapa aku jadi bisa bikin blog tak lain karena urusan asmara juga. Kehidupanku sekarang jauh lebih baik daripada di tahun 2010. Kini aku sudah bekerja, lumayan mapan walau belum bisa nyicil rumah tapi semoga tahun ini atau maksimal tahun depan kami sudah dapat nyicil rumah. Di Jakarta.

Ya Jakarta, sudah 2 tahun dan 6 bulan leih aku merantau ke Jakarta, dengan bekal ijazah Apoteker yang aku capai dengan “berdarah-darah” aku bekerja di salah satu industri Farmasi yang cukup besar. Dan akhirnya setahun sebelum kami menikah istriku secara kebetulan diterima bekerja sebagai PNS di salah satu kementrian di Jakarta pula.

Oleh karena itu judul posting ini adalah reborn again. Ya Re-born yang berarti aku lahir kembali, megusik sisi sentimentil yang selama ini aku punya dan terpendam jauh dari permukaan. Oke at least, aku mencoba merunut kehidupan ku kembali dan setiap kembali ke titik 2007-2010 aku selalu terusik dengan sayup-sayup sentimetilitas seorang laki-laki yang pada waktu itu merasa diremehkan, tidak berdaya, dan merasa tidak ada masa depan yang cerah yang dapat ia raih.

Tapi perlahan tapi pasti aku sekarang mencapai dititik dimana aku tidak pernah terbayangkan dapat meraihnya. Dan iujung jalan sana perjalanan masih panjang untukku meraih lebih dari yang dapat ku bayangkan. Terkadang perih melihat masa lalu yang tidak seindah perjalanan teman2 yang lain. Tetapi aku bersyukur bahwa semua yang aku jalani didalam hidup ini membuatku semakin kuat dan semakin kuat.

So hopely i will updated this blog with more colorfull stories and bring joyness to whom that read it.

Thanks and enjoy it

From the desk of room at Vergilius Hotel, Vicenza 

Seperti Jiwa ku terhilang dari jejakmu

Menerawang setiap kata dan tindakan yang tertata

jika ada samudra seluas hati maka akan hilang setiap cela

dan sudah sekian lama aku tersembunyi diantara bayangan

adakah kau baik-baik saja saudaraku?

tertiup angin sudah masa silam

menguntai benang bernama kenangan

sungguh indah kebersamaan yang telah ada

dan dari jauh hati ini hanya bisa berucap terima kasih untuk segala

dan kehidupan pun bergulir kemana saja dia pergi

tanpa ada seorang pun yang tahu

tapi selamanya kau adalah saudaraku….

dalam daging dan darahku

seperti matahari di dada

membuncah rasa menghentak setiap nada

aku rindu

pilu sembilu mengiris tajam kalbu

tersadarku

begitu jauh begitu tak tersentuh

uluran tangan tak sampai ketepian

seperti mengayuh dalam angin

aku rindu

hampiri padang gersang tanpa nama

begitu asing begitu janggal

aku pengelana waktu

di timpa cahaya bulan masa silam

begitu sendu

melihat kilasan kehidupan

menerawang setiap ceruk perjalanan

dan aku merindukan kalian kawan

Dah lama bgt nggak posting……………..Jadi kangen…………….But Must be patience…………….

Uhuk-uhuk……aq batuk…hiks…hiks…

posting pertama stlh bbrp saat ngilang

Akhirnya KKN juga, dan nggak maen-maen jauhnya….di DEMAK !!!…..Tapi memang ini KKN yang telah ku rancang hampir 1,5 tahun. Memimpin suatu tim yang beragam, dengan background anggota yang berbeda-beda memang suatu hal yang melelahkan, boleh dibilang menghabiskan seluruh energiku. Dan akhirnya sampailah aku pada proses ini. Proses KKN, berhadapan langsung dengan masyarakat. Masyarakat yang sangat berbeda dengan yang kubayangkan.

Masalah demi masalah mengalir deras seperti air bah yang menerjang, layaknya tsunami yang menerjang Aceh. But it’s ok, semuanya, biarpun tertatih, kami hadapi dengan penuh kesabaran. Romantika KKN mulai berhembus dibeberapa subunit, bahkan antar subunit. Semuanya berjalan seperti kereta yang mengejar jadwal keberangkatan. Fisik dan mentalku benar-benar diuji disini. Tapi ini benar-benar lahan pembelajaran hebat. Langsung berhadapan dengan realita, bukan konsep semata. Semua yang idealisme dan teoritikal yang ada di teks book benar-benar bisa terjungkal dan jika kita tidak dapat beradaptasi engan keadaan itu, maka kita sendirilah yang tersungkur.

Dan itu semua memberi pelajaran, bahwa dunia ini tidaklah sesederhana yang pernah kita pikirkan, namun juga tidak serumit yang kita bayangkan. Jauh dari rumah dan orang terkasih tentu saja membuat sepi menghampiri dengan segera. Namun canda tawa teman satu atap rumah dapat menepi segala kerinduan yang ada dihati. Mungkinkah ada disetiap tempat satu cahaya yang selalu terang? Aku yakin ada. Sesulit apapun yang terjadi tidak akan dapat menggoyahkan ikatan yang bernama persahabatan. Ikatan yang bahkan lebih erat dari sebuah ikatan percintaan. Aku melankoliskah dengan keadaan ini?

Mungkin iya, tapi itu semua proses dari pembelajaran kehidupan. Adakah pendidikan yang lebih baik daripada “Universitas Kehidupan”? Belajar hidup, berarti belajar saling memahami, saling memberi dan menerima, saling berbagi dan saling menguatkan satu sama lain dan saling mengingatkan satu sama lain. Karna memang seperti itulah seharusnya apa yang namanya hidup. Kadang kita merasa nyaman dengan zona yang kita bentuk, namun di KKN inilah aku merasa, semakin seseorang berada pada zona aman maka ia semakin lemah dalam menghadapi segala kemungkinan. Hanya orang-orang yang pernah berada pada zona kritis dan terlatih menghadapinyalah yang memiliki kekuatan mental yang jauh dibandingkan orang lain.

Dan aku pun belajar, bahwa aku harus mendaki tembok pikiran yang ada dibenakku. Bahwa aku harus mendakinya dan mengalahkan diriku hari demi hari. Agar aku semakin kuat, agar seluruh jiwa dan ragaku seirama dalam menghadapi hidup yang semakin sulit ini. Bukankan dalam kesulitan selalu ada kemudahan? Bisakah aku melindungi orang-orang yang kusayangi jika aku lemah? Tentu saja tidak…………

Sudah waktunyan aku bangun dan berlari menyongsong hari nanti………………🙂

Hehehe……btw menahan rindu memang suatu kesenangan sendiri ….🙂