Remidi…remidi…dan remidi…nggak tau rasanya jogja makin sumpek aj…banyak hal yang musti ku kerjakan hari ini jadi tertunda akibat kebodohan diriku sendiri….ya udahlah..hidup khan musti berjalan gimana pun hasilnya ato prosesnya….
Nulis ah………..
Seberapa besar sebenernya peranan keberuntungan dalam penemuan ilmu pengetahuan?…………jawabanya dah pasti…..banyak….seperti penemuan penicillin oleh Alexander Flemming…..itu pun juga terjadi karna kebetulan…ato teori gravitasinya Newton yang terjadi karna ketimpuk apel….bahkan hukum peluruhan beta decay GellMan-Feymann yang diawali dengan mainan piring yang ada bandulnya…..bahkan katanya persamaan Schrodinger yang menjelaskan dan memperbaiki teori orbital Niels Bohr diketemukan saat ia lagi (maap) bercinta disebuah villa.
Jadi itu sebuah kebetulan ato sebuah petunjuk yang tiba-tiba nongol di otak para jenius tersebut….Ga tau juga…para jenius memiliki alur berpikir yang jauh berbeda dengan manusia pada umumnya, sebagian dari mereka biasanya dianggap aneh, contoh Einstein yang tidak naik kelas beberapa kali saat SD, trus Picasso yang selalu gagal dalam percintaan bahkan matinya pun dia bunuh diri. Ato yang paling gress pemilik Microsoft, Bill Gates yang di DO dari kuliahnya…..
Sebuah keajaiban memang muncul diawali dengan sebuah kontroversi, menentang arus dari kebanyakan manusia, sehingga bukan hal aneh bila seseorang yang berpikiran baru dan berlainan pendapat dengan banyak orang akan dianggap aneh. Lalu apakah kita sudah berani utnuk mengemukakan pendapat kita sendiri?……kebanyakan atau sebagian besar manusia Indonesia masih phobia dengan hal ini,. Mereka lebih nyaman jika pendapatnya sama dengan orang lain, hal tersebut memberi aspek kenyamanan terhadap diri sendiri. Menariknya fenomena ini kadang dimanfaatkan oleh sebagian oknum tertentu untuk meraih ambisi pribadi. Misal Idola, Pemilu, dll….budaya ikut-ikutan masyarakat sudah parah dalam kehidupan kita.
Jangan mau jadi ‘pengikut’ yang asal ikut-ikutan, bahkan klo bisa ciptakan karya kita yang orisinil…(Glek….tersindir aku-red)…..ada pepatah bilang…” Jadilah beda tapi jangan lupa bahwa beda belum tentu benar”, so klo memang hal yang orang lain lakukan itu bisa berefek positif pada kita ya klo diikuti ya monggo…selama itu memberikan manfaat yang lebih besar daripada mudharatnya……
Alam memang mengajari kita untuk bersinergi…..jadi ingat film “ Avatar The legend of Aang” , empat elemen yang berbeda Udara simbol kebebasan, Air simbol fleksibilitas, Tanah simbol kekokohan prinsip, dan Api simbol nafsu dan keinginan. Keempatnya jika di tonjolkan maka masing-masing akan terdapat kelemahan besar. Tapi jika disatukan akan terjadi spirit/mental yang membangun manusia menjadi lebih baik. Walo film tersebut juga ada yang aku nggak sreg, tapi minimal ada yang didapat dari sebuah film, minimal sisi baiknya (lho kok malah ngomongin film)…..
Back to the topic……
Jadi beda….banyak orang yang menggunakan istilah ini untuk mengaminin perbuatan mereka yang menyimpang dari prinsip benar….(poko’e asal beda). Ini namanya bukan jenius tapi goblok…ada perbedaan besar antara beda dan sengaja membeda…..ha…ha…ha… jadi bingung aku. Gimana pun juga manusia itu diciptakan berbeda untuk bersinergi bukan untuk saling melemahkan…….Caiyooooo semangat jangan takut untuk berbeda tapi yang bener ya?
Juli 23, 2007 at 9:45 am
Y aq setuju kita emang hrs berani tampil beda, berani mendobrak tradisi klo perlu asalkan ga bertentangan dgn ajaran agama aja. Cz dunia ini sudah terlalu penuh dgn orang2 “biasa”
Agustus 1, 2007 at 10:28 am
Setuju dengan keberanian tampil beda….asal dalam hal yang positif lho ya
Agustus 22, 2007 at 4:27 am
Dalam beberapa hal aku takut untuk berbeda dalam beberapa hal pula aku suka untuk berbeda. Perbedaan adalah pisau bermata dua. Harus tau cara pemakaian yang benar. *Masih mencari tau cara pemakaiannya hehe^^*
Pokoknya jangan suka ngikut orang lain lah, harus punya prinsip. Tapi juga jangan shallow thinking dan konservatif.
Agustus 30, 2007 at 6:12 am
Bener bgt Dif……Gunakan kemampuan dan kemauan yang berbeda disaat yang tepat
September 29, 2007 at 3:26 am
semester VI, keberuntungan menyertaiku saat praktikum Farmasetika dan Elusidasi, bro… kalau nggak ada keberuntungan.. mana mungkin Farmaset yang *aku pernah laporanku nggak ada nilainya dan ada yang dapet 5!* gile susahnya itu dapet A dan kalau temenku didepanku *pas responsi* nggak meleng dikit… mana mungkin dapet A hahahahahaha^^
tapi pokoke ada ajaaa yang tidak pernah beruntung…. huhuhuhu
September 29, 2007 at 8:41 am
Bagusss….wong bejo luwih menang drpd wong pinter…yo ra????
September 30, 2007 at 7:29 am
Nah, bagaimana cara memperoleh bejo itu hayo?
Jangan mengharapkan ketidakpastian.
Oktober 1, 2007 at 12:43 am
yang pasti adalah ketidakpastian, Dip hehehehe…
so berdoalah semoga beruntung.. itu saja -mode KEPEPET : ON-
Oktober 5, 2007 at 1:43 pm
Yups, kebejoan adalah sesuatu hal yg bisa didapat dgn meminta pada Tuhan. Hohoho… mungkin….
Oktober 6, 2007 at 5:23 am
He..he..he…bejo kie ra iso direncana,coz bejo teko dewe…yo ra?